« Home | Kaya atau Miskin? » | Ringankanlah beban hidup mereka. » | Beberapa alasan absen blogging » | Waktu.. » | Arsy Learns to Write. » | BERSYUKUR » | Belajar menulis cerpen anak » | BISA LEPAS NGGA YAH? » | Karena liburan sekolah, pengajian rutin kami jadi ... » | ACI BIRTHDAY »

TAWAZUN?

Barusan mendapat SMS yang mengabarkan seorang sepupu meninggal dunia. Kaget juga; padahal dia masih muda, lebih muda dariku. Sekitar 23 th, belum menikah. Kabarnya dia sakit perut,muntah2 langsung dilarikan ke RS tapi meninggal dalam perjalanan. Sepupuku ini memang gemuk, sepertinya obesitas. Aku tidak berani menceritakan lebih banyak lagi. takut salah. Namun memang ada yang tidak normal dengan dia. She's got some problems; that's why I think she can't control her apetite. WalLahu'alam. Tapi aku hanya berharap Allah melapangkan kuburnya dan yang terbaik baginya... kasihan dia meninggal muda dan mungkin belum sempat merenungi dan menikmati makna hidup:((

Dua bulan yang lalu, aku juga dikabari Ibu kalau seorang sepupunya meninggal dengan gejala yang mirip. Sakit perut, muntah2 lalu koma. Dan menghembuskan napas terkhirnya setelah beberapa jam. Diagnosa dokter, dan kebetulan suami almarhumah seorang dokter; terkena serangan jantung.

Gejala muntah2 dan sakit perut, selama ini kupikir akibat keracunan makanan. Mungkin memang keracunan makanan; tapi langsung menyerang kinerja jantung.

Kalo kupikir sendiri, apakah hidupku ini sudah seimbang?
Aku ndak punya waktu tersendiri untuk olahraga rutin. Meski kuanggap pekerjaan rumah, mengepel, jalan kaki belanja, antar jemput Aci sebagai olahragaku. Tapi apakah cukup?
Makanan yang kumasak, apakah memenuhi standar kesehatan? terkadang malas masak lalu makan yg instant; chicken nugget dan telur dadar. Yah pengaruh teknologi instant. Pengen cepat dan tak mau susah.

Lalu aku ingat...
beberapa waktu lalu nonton ceramah AA Gym. Ceramahnya tentang MANDIRI.
Ya! seringkali muslim itu imagenya MALAS dan lebih suka menunggu diberi (rejeki)
Apakah musuh kita? M A L A S
Apakah karena mereka sudah rajin beribadah Shalat n membaca Qur'an lalu tak punya waktu untuk giat bekerja dan belajar tentang teknologi?
Lalu sebaliknya...
Apakah karena mereka yang sudah rajin bekerja n belajar ilmu dunia lalu tak punya waktu untuk mendirikan shalat dan memahami Qur'an; ilmu ALLAH?

Itulah satu tantangan...
Bisakah aku, suamiku, anak2ku nanti untuk bisa seimbang mengatur waktu untuk DUNIA dan AKHIRAT??



Archives

Hadist

"Jika hamba-Ku berniat melakukan kebaikan dan ia tidak mengerjakannya, Aku menulis baginya satu kebaikan. Jika ia mengerjakannya, Aku menulis sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat untuknya

Dan jika ia berniat melakukan kejelekan dan ia tidak melakukannya Aku tidak menulis kejahatan baginya, dan jika ia melakukannya Aku menulis satu kejahatan baginya." [HR. Muslim] --

Free Counter
Free Counter