« Home | Pilih satu diantara dua » | Wil's toilet training » | Haze Worry » | Satu ketika di bulan ramadhan » | Puasanya Aci » | Kenangan Puasa Masa Kecil » | Mengingat Ajal » | Unserious Blog? » | Bazaar » | Mereka bisa »

Fasting is like a pupa.........

Pix : Googling
Bercermin..
Perubahan apakah yang terjadi?
Adakah warna lain dalam diri?

Harapan..
Inginku yang terbaik..
Mimpiku yang terindah

Realita..
Bergelut dalam diri
Nafsu dan amarah
Semangat dan tenaga
Malas dan capek
Keringat dan air mata
tak ingin sendiri


Subhannallah nikmat ramadhan kali ini membuat mataku berkaca.
Mendengar do'a dari anakku shalilah.
Entahlah..
Meski diriku yang mengajarinya tuk berdoa
Meski setiap kali kerap kudengar
Hari itu aku begitu tersentuh akan doanya

Mungkin dia belum paham
Tapi..
aku merasa bercermin
belum cukup rasanya doaku tuk orangtua

Kangenku... tuk bapak-ibu

SELAMAT IDUL FITRI
TAQABALLAHU MINNA WA MINKUM
MINAL AIDIN WAL FAIZIN


Rasulullah biasa mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum kepada para sahabat, yang artinya semoga Allah menerima aku dan kalian. Maksudnya menerima di sini adalah menerima segala amal dan ibadah kita di bulan Ramadhan.

Beberapa shahabat menambahkan ucapan shiyamana wa shiyamakum, yang artinya
puasaku dan puasa kalian. Jadi ucapan ini bukan dari Rasulullah, melainkan dari para sahabat.

Kemudian, untuk ucapan minal 'aidin wal faizin itu sendiri tidak pernah dicontohkan, sepertinya itu budaya orang Indonesia. Yang sering salah kaprah adalah ucapan tersebut biasanya diikuti dengan "mohon maaf lahir dan batin". Jadi seolah-olah minal 'aidin walfaizin itu artinya mohon maaf lahir dan batin. Padahal arti sesungguhnya bukan itu. Minalaidin artinya dari golongan yang kembali. Dan wal faizin artinya dari golongan yang menang. Jadi makna ucapan itu adalah semoga kita termasuk golongan yang kembali (maksudnya kembali pada fitrah).

Sumber : MyQur'an




selamat hari raya idul fitri, mohon maaf lahir dan batin.

Post a Comment

Archives

Hadist

"Jika hamba-Ku berniat melakukan kebaikan dan ia tidak mengerjakannya, Aku menulis baginya satu kebaikan. Jika ia mengerjakannya, Aku menulis sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat untuknya

Dan jika ia berniat melakukan kejelekan dan ia tidak melakukannya Aku tidak menulis kejahatan baginya, dan jika ia melakukannya Aku menulis satu kejahatan baginya." [HR. Muslim] --

Free Counter
Free Counter